Jumat, 24 November 2017

Nikmatnya Kenyataan Kehidupan

Terkadang melihat kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan dan kita harapkan membuat hati kita kecewa.
kadang kekecewaan membuat kita sulit untuk mengatakan "aku bersyukur atas apa yang telah menimpaku, kekecewaan ini menguatkanku, karena aku percaya bahwa rencanaNya lebih baik dari apa yang aku inginkan berjalan dalam hidupku."
Mengungkapkan kata-kata syukur kadang membutuhkan kesadaran yang mendalam akan kebaikan Tuhan di dalam hidup kita.
Walaupun pada kenyataannya sulit untuk melakukannya ketika sedang kecewa, Yep di saat-saat seperti inilah pengendalian diri sangat dibutuhkan. Mengendalikan diri untuk tidak terburu-buru mengeluh, marah-marah ataupun menyalahkan orang lain bahkan Tuhan karena semua tidak berjalan sesuai dengan kemauan kita. Mengendalikan diri dengan mencoba untuk diam dan berpikir sejenak apa sebenarnya yang menjadi alasan buat diri kita kecewa, marah dan bersungut-sungut, bukankah dalam kehidupan kita sudah sangat sering hal-hal seperti ini terjadi, tetapi tetap Tuhan memelihara kita memberikan kita kekuatan untuk melewati hal yang sepertinya sulit untuk kita lalui? 

Betapa banyak kebaikan Tuhan dalam hidup kita dari mulai,
1. Dia memilih kita bahkan sebelum kita dalam kandungan ibu kita untuk kita dilahirkan di dunia ini, bahkan Dia sendiri yang menenun kita dalam kandungan ibu kita. (Mazmur 139 : 13 "sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku")
2. Dia memberikan nafas kehidupan yang gratis tanpa kita harus membayar dan menanggung beban biaya untuk sekedar hidup. (Yesaya 57 : 16 ".............., padahal Akulah yang membuat nafas kehidupan.") 
3. Dia berjanji untuk selalu menyertai di setiap musim kehidupan yang kita lewati (Kejadian 28:15 "Sesungguhnya Aku menyertai engkau dan Aku melindungi engkau, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab Aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang Kujanjikan kepadamu."

Yep, Tuhan itu sangat baik. Percayalah bahwa setiap yang Dia izinkan terjadi dalam hidupmu saat ini akan mendewasakanmu, akan menjadikanmu pribadi yang lebih baik dan pribadi yang menjadi kemuliaan bagi namaNya.

"Mau jadi pahit atau manis, bagaimana cara kamu menanggapi setiap hal yang terjadi dalam hidupmu, tinggal kamu milih bagaimana mau meresponinya? marah-marah? menggerutu? menjadi sedih? atau bersyukur? menyerahkan padaNya biar kehendakNya yang terjadi? semua yang kamu pilih akan menentukan akhirnya."


"Kopi pahit dan gula manis, ibarat kopi yang pahit bertemu gula yang manis dan memadukan rasa kopi menjadi nikmat. Begitulah kejadian hidup kita bila dibarengi dengan rasa syukur padaNya. Hidup akan jadi lebih nikmat. Have a nice day guys."
 

Kamis, 23 November 2017

MENGHIDUPKAN KEMBALI

Ya Ampun...
So Long Not See My Believe and Trust. hahaha sudah lama ya sejak kala itu saya menjadikan kamu pengangguran dan membiarkan kamu terbengkalai tanpa tulisan (alay sekale).
Yep.
Bangga rasanya dahulu saya bisa berpikiran untuk membuat suatu blog.
Namun saya menyadari blog yang saya buat malah saya anggurin (bahasanya gak baku amat hahaha).
YES HERE I AM.
dengan semua keterbatasan, dengan semua hal yang sudah saya alami mencoba menghidupkan kembali apa yang sudah sempat saya singkirkan. Entah karena kesibukan ataupun kemalasan.

Bicara soal MALAS, itu sepertinya sebuah penyakit kasat mata yang sudah menggerogoti manusia sejak sekian lama. hahha kadang-kadang bahasaku terlalu berlebihan. Tapi ya sudahlah ya intinya malas itu tidak baik guys. Well anak TK juga mungkin tahu kalau malas itu tidak baik ter.. hahaha
oke kalau kita tahu bahwa malas itu tidak baik mengapa secara sadar atau tidak kita masih melakukannya??? karena terkadang kita berpikir bahwa malas adalah suatu zona nyaman.

Kata MALAS tiba-tiba mengingatkan saya dengan seekor SEMUT. Binatang bertubuh mungil yang bisa dikatakan selalu rajin mengumpulkan makanan, bahkan kadang semut suka mengumpulkan teman-temannya untuk gotong-royong. Hebat ya mereka, kecil-kecil cabe rawit.
Jadi malu sama semut.

Bicara soal SEMUT jadi inget film Animasi Kartun yang berjudul "A Bug's Life" yang diproduksi oleh Disney / Pixar pada tahun 1998 dan disutradarai oleh John Lasseter dan Andrew Stanton. Masih inget gimana perjuangan mereka melawan para belalang. Gigih, pantang menyerah dan percaya bahwa mereka bisa memperjuangkan apa yang seharusnya menjadi hak mereka. well jadi ingat kisah memperjuangkan kemerdekaan. Ya setiap perjuangan tanpa kerajinan dan kegigihan hanya nol, kenapa? Karena kalau berjuang dengan kemalasan ya perjuangan itu hanya hal sia-sia dan tujuan yang ada di depan pun jadi semakin jauh ("Hati si pemalas penuh dengan keinginan, tetapi sia-sia, sedangkan hati orang rajin diberi kelimpahan" Amsal 13:4). Jadi belajar lagi dari semut yang rendah hati. karena Tuhan bilang "Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak" (Amsal 6 : 6), dan ingatlah bahwa orang yang rajin pasti akan membawa dampak yang baik dalam hidupnya, ia akan mendapatkan bagian yang sudah dia usahakan dengan kerajinan, ketekunan dan kerja kerasnya, karena "orang malas tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga."(Amsal 12:27).

Jadi masih mau malas?


Nikmatnya Kenyataan Kehidupan

Terkadang melihat kenyataan yang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan dan kita harapkan membuat hati kita kecewa. kadang kekecewaan m...